membuat visa student d2 korea

Sehubungan dengan diterimanya aku di SNU program master yang sebelumnya kuceritakan di sini, kewajibanku selanjutnya adalah membuat visa D2 ke Korea Selatan.

Oke tanpa berpanjang lebar, inilah dokumen yang kupersiapkan untuk membuat Visa student Korea Selatan.

  • Formulir visa yang dapat didownload di sini.
formulir visa

Penampakan formulir visa

  • Foto 3.5 x 4.5  (2 lembar)
  • Berkas dari universitas. Setelah pengumuman penerimaan, pihak universitas akan mengirimkan berkas-berkas yang diperlukan untuk membuat visa d2. Dalam kasusku, SNU mengirimkan 4 lembar dokumen, yaitu Certificate of Admission, Certificate of Scholarship, dan 2 lembar lagi yang aku tak tahu itu apa karena dalam Bahasa Korea sepenuhnya.
  • Ijazah S1 (Pendidikan terakhir) yang sudah dilegalisir.
  • Paspor asli.
  • Fotokopi paspor bagian identitas dan halaman yang sudah ada stempel luar negeri (jika sudah pernah ke luar negeri sebelumnya).
  • Sertifikat sehat dari rumah sakit yang sudah ditunjuk Kedubes.

Ps. Aku tidak menyertakan bukti keuangan berupa surat referensi Bank atau sebagainya karena sudah melampirkan certificate of scholarship dari universitas (dan karena buat surat referensi bank itu biayanya lumayan mahal XD).

Hari Selasa, 10 Juli 2018 aku berangkat ke Kedubes Korea Selatan di Jalan Gatot Subroto. Sebelumnya, aku ke kantor dulu di Kemang untuk menitipkan motor, baru kemudian naik ojek online menuju Kedubes Korea. Jika naik kereta, turun di stasiun cawang kemudian naik ojek online dari pintu keluar stasiun yang depannya ada showroom Mazda.

Aku sampai di Kedubes Korea pukul 09.10. Pembuatan visa dilakukan di gedung sebelah gedung utama Kedubes, jadi pintu masuknya juga berbeda dari pintu masuk Kedubes, agak lebih di depan sedikit, sebelahnya persis. Setelah melewati pagarnya, di sebelah kanan ada KEB Hana Bank untuk melakukan pembayaran visa.

Per Juli 2018 alurnya seperti ini:

  1. Melakukan pembayaran visa di KEB Hana Bank. Untuk visa D2 (student) biayanya adalah Rp. 828,000. Jika ditanya oleh mbak-mbak teller, bilang saja mau bayar ‘visa single entry dengan masa tinggal di atas 90 hari.” Waktu itu ku bilang ke mbaknya mau bayar visa D2 student, terus mbaknya ndak ngerti ==” (KEB Hana Bank tidak menerima debit selain dari atm Hana Bank-nya sendiri. Jadi lebih baik siapkan uang cash dari awal, sejumlah dengan biaya yang dibutuhkan.)
  2. Setelah melakukan pembayaran, mbak teller akan memberikan bukti pembayaran dan blangko untuk nanti ditempel di formulir visa. Blangkonya dua buah untuk single entry dengan masa tinggal di atas 90 hari.
  3. Pergi menuju tempat pengajuan visa yang ruangannya berada di belakang. Setelah keluar dari Gedung KEB Hana Bank akan terlihat tulisan “entrance” di gedung belakang. Masuk ke gedung itu dan jalan sedikit menuju ruangan pengajuan visa.
  4. Sampai di ruangan yang dituju, ambil nomor antrian di Pak Satpam dan minta tolong beliau untuk menempelkan blangko dari bank yang tadi diterima. Kemudian tunggu sampai nomor antrian dipanggil. Waktu itu kurang lebih pukul 09.30 aku dapat antrian 13 dan yang sedang dilayani adalah antrian ke-10.
  5. Setelah dipanggil, berikan semua dokumen yang sudah kita siapkan ke petugas yang ada di loket. Mereka akan cek dahulu satu-satu dokumennya sambil mengajukan beberapa pertanyaan terkait dokumen.
  6. Petugas akan memberikan bukti tanda pengajuan visa. Visa dapat diambil 6 hari kedepan di luar hari libur nasional Indonesia dan Korea. Untuk melihat status visa diterima atau tidak dapat dilihat di page kedubes Korea.

Nah kemudian tinggal menunggu dan berdoa agar visa kita diterima. Tapi ya menurutku sih, jika dokumen yang diminta sudah lengkap dan benar, insyaAllah diterima.

visa student D2 Korea

Ini visaku. Mana visamu? 🙂